Jumat, 24 November 2017

Keharusan Untuk Memberikan Susu Formula Pada Anak



Benar jika bayi harus diberi ASI ekslusif. Akan tetapi ketika sudah memasuki usia 6 bulan bayi sudah harus dikenalkan dengan MPASI (makanan pendamping ASI). Itu artinya pada usia ini anak sudah mulai mengonsumsi makanan (selain ASI). Bisa berupa sayuran atau nasi yang dilumatkan dan makanan bertekstur lembut lainnya. Tak ketinggalan, susu Frisian Flag juga menjadi salah satu item yang disarankan.
Seiring pertambahan usianya, buah hati Anda membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dan lebih lengkap dibandingkan ketika berusia di bawah 6 bulan. Tidak jarang ada ibu yang mulai terkendala produksi ASI yang berkurang. Alhasil bayi pun sering merasa lapar karena tidak mendapatkan asupan ASI secara penuh. Alternatifnya, Anda harus mengenalkan anak dengan susu formula.
Biasanya susu formula dibuat dari susu sapi atau kedelai. Namun ada juga susu formula yang dibuat khusus untuk bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi atau protein pada kedelai. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli susu formula, ada baiknya Anda menanyakan hal ini pada dokter.
Umumnya susu formula ini dijadikan pilihan ke sekian-sekian. Wajar memang, sebab semua ibu menginginkan anaknya mendapatkan ASI selama 2 tahun penuh. Tapi apa mau dikata, kadang kenyataannya produksi ASI terus berkurang namun anak tetap harus mendapatkan nutrisi dan gizi untuk pertumbuhannya. Awalnya mungkin Anda akan merasa berat karena harus memberi susu formula pada anak, tapi percayalah, ini baik dan ini demi kesehatan si kecil.
Kurangnya produksi ASI memungkinkan anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Sehingga sudah menjadi keharusan bagi Anda untuk melatih anak agar mau minum susu formula. Tubuh anak membutuhkan susu untuk mengoptimalkan daya tumbuh kembangnya. Terutama untuk menguatkan tulang dan giginya.

Bayi tidak cukup minum, apa tanda-tandanya?

Ketika produksi ASI semakin sedikit, bisa jadi anak tidak akan merasa kenyang dan menjadi sering lapar. Namun tidak semua ibu mengerti betul apa tanda-tanda yang ditunjukkan anak saat ia merasa lapar atau tidak cukup minum. Untuk itu ketahui apa saja tanda anak tidak cukup minum di bawah ini.

a.    Anak menjadi sering rewel,
b.    Anak jarang buang air kecil,
c.    Payudara terasa kosong atau tidak terasa lembek usai menyusui,
d.    Berat badan tidak normal.

Apabila menemukan hal-hal di atas pada diri Anda dan si kecil, sebaiknya Anda segera memeriksakan anak ke dokter. Konsultasilah dengan dokter perihal tersebut agar dibantu untuk mencari solusi terbaiknya.

Lalu bagaimana jika si kecil tidak mau minum susu formula?

Tidak perlu khawatir, hal ini sering terjadi dan wajar. Yang penting Anda tidak boleh menyerah lantas membebani diri tanpa segera mencari solusi. Anda dapat memulainya dengan memberikan susu formula sekali atau dua kali sehari. Ini bertujuan untuk mengenalkan susu formula pada bayi.

Berikan secara bertahap tanpa perlu memaksa si kecil. Jangan sampai anak menjadi trauma karena Anda terlalu memaksanya untuk minum susu formula. Apalagi jika selama ini anak terbiasa minum susu langsung dari Anda, yang artinya anak belum akrab dengan botol susu. Jadi PR Anda ada 2, yakni mengenalkan botol susu dan susu formula pada anak. Pastikan Anda sabar dan tlaten ya.

Mengingat susu Frisian Flag memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, upayakan agar anak tetap mau minum susu formula ya. Dengan begitu anak akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan selalu ceria.


EmoticonEmoticon